Better Than This

It's Better than this,You could do so much

5 Makanan Tak Bergizi Namun Digemari


1. Kecap

Karena dibuat dari bahan kedelai, kecap punya komposisi gizi yang juga ada di dalam kedelai. Penelitian dari National Institute of Health and Nutrition menunjukkan, kecap bisa menyeimbangkan hormon esterogen sehingga perempuan tetap sehat setelah menopause. Meski begitu, kecap belum pernah dijadikan menu standar untuk mengatasi berbagai gejala menopause. Fungsinya hingga kini masih sebatas pembangkit citarasa.

2. Saus

Tomat kaya likopen, yang merupakan antioksidan kuat yang dapat melindungi terhadap beberapa kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, pria yang makan saus tomat secara teratur lebih kecil kemungkinannya untuk terkena kanker prostat.

Sama seperti kecap, saus tomat juga hanya berfungsi untuk membangkitkan cita rasa dan belum pernah dijadikan menu standar untuk pencegahan kanker prostat.

3. Sambal

Dr Ari Fahrial Syam, konsultan lambung dan pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo pernah mengatakan bahwa cabai dalam sambal baik untuk pencernaan. Bagi yang mengalami sembelit, cabai dapat meningkatkan gerak peristaltik usus sehinga memperlancar proses buang air besar. Pada kenyataannya, sambal tetap hanya menjadi pelengkap sementara kandungan gizinya masih bisa digantikan oleh sumber makanan yang lain.

4. Kerupuk

Memberikan camilan kerupuk khususnya pada anak dinilai kurang tepat oleh ahli gizi. Kerupuk dianggap tidak memiliki gizi yang cukup untuk pertumbuhan anak yang sedang butuh-butuhnya makanan bergizi tinggi.

5. Ikan Asin

Dibandingkan pada ikan segar, kandungan gizi dalam ikan asin tentunya sudah berkurang selama proses pengolahan. Malahan, garam yang dipakai untuk mengasinkan dapat menaikkan tekanan darah dan juga meningkatkan risiko kanker.

"Ikan asin yang dimakan dengan nasi panas kelihatannya memang enak, tapi itu bisa menyebabkan kanker nasofaring (tenggorokan)," jelas DR Dr Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).

Sumber : Detik.com
Selengkapnya...

18 Jenis Makanan Sehat Untuk Jantung

Jantung mungkin dalam kondisi yang baik untuk memompa darah dan mengalirkannya ke arteri, tetapi jika muncul plak dan terjadi penyempitan arteri oleh kolesterol, akan berpengaruh besar pada kesehatan jantung Anda. Jantung akan bekerja lebih keras agar darah tetap dapat mengalir ke seluruh tubuh. Agar jantung dan arteri sehat, Anda perlu menjaga pola makan Anda agar bebas dari kolesterol jahat yang menyumbat darah. Anda juga dapat mengonsumsi makanan yang memiliki manfaat untuk membersihkan arteri Anda.

Berikut 18 makanan yang bermanfaat memperlancar peredaran darah di arteri :

1. Alpukat
Sebuah studi pada tahun 1996 yang dilakukan oleh para peneliti di Meksiko menemukan bahwa orang yang makan alpukat setiap hari selama satu minggu dapat mengalami penurunan tingkat kolesterol dalam darah hingga 17 persen. Selain dapat menurunkan kolesterol buruk (LDL) dalam darah, alpukat juga dapat meningkatlkan kolesterol baik (HDL).

2. Gandum utuh
Serat larut ditemukan dalam biji-bijian seperti roti gandum, beras merah dan oatmeal yang dapat mengikat kolesterol dalam makanan Anda dan membawanya keluar dari tubuh. Sehingga, ketika tubuh Anda membutuhkan manfaat dari kolesterol, tubuh akan menarik pasokan kolesterol dari darah, efektif menurunkan tingkat kolesterol dalam darah dan risiko penyakit jantung.

3. Minyak zaitun
Sebuah studi 2011 menemukan bahwa orang pada usia 65 atau lebih tua yang secara teratur mengonsumsi minyak zaitun baik untuk masakan terhindar dari risiko penyakit stroke hingga 41 persen lebih rendah dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi minyak zaitun sama sekali.

4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan adalah camilan yang sehat untuk jantung. Kacang almond mengandung lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, dan serat, sementara kenari merupakan sumber asam lemak omega-3 nabati yang disebut alpha-linolenic acid. Menurut American Heart Association, lemak tak jenuh tunggal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

5. Lemak ikan salmon
Lemak ikan seperti makarel, herring, tuna, dan salmon yang penuh dengan asam lemak omega-3. Makan ikan dua kali seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengurangi peradangan, menurunkan kadar trigliserida, dan membantu meningkatkan tingkat HDL Anda.

6. Asparagus
Asparagus merupakan salah satu jenis makanan yang terbaik untuk arteri. Asparagus bekerja dalam 100.000 mil pembuluh darah dan melepaskan tekanan pada arteri, sehingga memungkinkan tubuh mengakomodasi peradangan yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.

7. Buah Pome
Pomegranate mengandung phytochemical yang bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi lapisan pembuluh darah dari kerusakan. Sebuah studi pada tahun 2005 yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa jus pomegranate kaya akan antioksidan yang dapat merangsang produksi oksida nitrat dalam tubuh, yang memperlancar aliran darah dalam arteri.

8. Brokoli
Brokoli kaya akan vitamin K, yang diperlukan untuk pembentukan tulang dan membantu untuk menjaga agar kalsium tidak merusak arteri. Belum lagi, brokoli penuh dengan serat, dan penelitian menunjukkan diet tinggi serat juga dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

9. Kunyit
Kunyit adalah anti inflamasi alami yang kuat. Kunyit juga mengandung kurkumin yang menurunkan peradangan penyebab utama arteriosklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Sebuah studi pada tahun 2009 menemukan bahwa kurkumin dapat membantu mengurangi lemak berlebih dalam arteri sebanyak 26 persen.

10. Kesemek
Makan buah kesemek setiap hari adalah cara yang lebih baik untuk kesehatan arteri. Penelitian menunjukkan polifenol yang ditemukan dalam buah kesemek dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

11. Jus jeruk
Sebuah studi 2011 yang diterbitkan secara online di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa minum dua cangkir jus jeruk setiap hari dapat membantu mengurangi tekanan darah diastolik. Jus jeruk mengandung antioksidan untuk membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah.

12. Ganggang spirulina
Sebanyak 4.500 mg ganggang biru-hijau yang biasanya dikonsumsi dalam bentuk kapsul suplemen atau bubuk, dapat membantu mengendurkan dinding arteri dan menormalkan tekanan darah. Hal ini juga dapat membantu hati Anda menyeimbangkan kadar darah, menurunkan lemak kolesterol LDL Anda sebesar 10 persen dan meningkatkan kolesterol HDL sebesar 15 persen.

13. Kayu manis
Hanya satu sendok teh kayu manis sehari yang kaya antioksidan dapat membantu mengurangi lemak dalam aliran darah, membantu mencegah berkembangnya plak di arteri dan menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyak 26 persen.

14. Kopi
Menurut peneliti di Belanda, orang yang minum lebih dari dua, tapi tidak lebih dari empat, cangkir kopi sehari selama 13 tahun memiliki risiko penyakit jantung sekitar 20 persen lebih rendah daripada orang yang minum kopi lebih banyak atau kurang dari dua cangkir. Kafein adalah stimulan yang dapat menyebabkan peningkatan sementara dalam tekanan darah. Tetapi jika konsumsi kopi terlalu berlebihan, dapat menyebabkan jantung berdetak tidak teratur.

15. Keju
Percaya atau tidak, keju bisa membantu menurunkan tekanan darah Anda. Sebuah penelitian terbaru di Women 's Hospital dan Harvard Medical School menemukan bahwa orang yang makan tiga porsi keju yang rendah lemak susu sehari memiliki tekanan darah sistolik yang lebih rendah dibandingkan yang makan lebih sedikit.

16. Teh hijau
Teh hijau kaya akan catechin, senyawa yang telah terbukti menurunkan penyerapan kolesterol dalam tubuh Anda.

17. Semangka
Semangka juga dapat membantu melindungi jantung Anda. Sebuah studi di Florida State University menemukan bahwa orang diberi 4.000 mg suplemen L-citrulline (asam amino yang ditemukan dalam semangka) mengalami penurunan tekanan darah hanya dalam waktu enam minggu. Para peneliti mengatakan bahwa asam amino dalam semangka dapat membantu tubuh Anda memproduksi oksida nitrat, yang memperlebar pembuluh darah.

18. Bayam
Kandungan potasium dan folat yang ditemukan dalam bayam dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membantu mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 11 persen. 


Source : Detik.com Selengkapnya...

Dhiti